Jumat, 22 Juni 2018

Cara Kerja Air Cooler vs AC


Dalam cara kerjanya, air cooler memiliki komponen yang berbeda dengan AC. Kedua alat ini juga memiliki bentuk dan berat yang berbeda. Maka fungsi dan harganya pun cukup berbeda. Air cooler dan AC bekerja menggunakan prinsip yang berbeda. Mari kita lihat bersama.

Prinsip Air Cooler

Air cooler pada dasarnya berfungsi dengan cara meniup udara melalui tirai air yang melewati kipas untuk mendinginkan ruangan. Air cooler juga terkadang disebut swamp cooler dan udara yang basah menurunkan suhu di sekitarnya melalui penguapan. Air cooler memakai teknik penguapan ini untuk menghasilkan udara sejuk. Pendinginan melalui penguapan artinya suhu udara yang kering bisa diturunkan dengan mendorongnya melalui transisi dari air ke uap.
Kadang-kadang es ditambahkan ke dalam air dalam tangki untuk mempercepat proses pendinginan. Sebagai akibatnya, kelembaban ruangan meningkat karena proses ini menyebabkan semprotan air yang sangat halus. Namun ini berguna di tempat-tempat yang kering dan karenanya air cooler ini juga disebut desert coolers.
Air cooler bekerja dengan sebuah prinsip sederhana, semakin rendah kelembaban semakin tinggi penurunan temperatur terjadi, sehingga menggunakan air cooler di tempat berkelembaban tinggi tidak akan menurunkan suhu dengan drastis. Pastikan ada sedikit ruangan bagi udara dingin untuk keluar ruangan; jika tidak kelembaban akan meningkat drastis dan bisa menyebabkan masalah pernafasan khususnya bagi anak-anak dan manula.
Udara dalam bentuk uap mengandung air sampai pada level tertentu yang disebut titik jenuh. Energi atau panas juga dibutuhkan ketika air menguap dari bentuk cair menjadi uap, yang disebut uap panas tersembunyi (latent heat of vaporization). Jadi, jika air bisa berubah bentuk menjadi uap di udara, temperaturnya bisa turun. Seberapa banyak suhu bisa turun tergantung daripada berapa banyak air yang bisa diubah di udara. Kemampuan udara untuk menurunkan temperatur dengan cara menyerap air berubah sesuai dengan tingkat uap air yang ada di dalamnya. Maka dari itu udara kering (kelembaban rendah) bisa menyerap air lebih banyak daripada udara lembab yang biasanya terdapat di daerah dekat pesisir pantai.
Air cooler yang bekerja dengan cara ini terdiri dari sebuah kipas yang mendorong udara melalui media yang basah, misalnya filter berbentuk sarang lebah yang terus menerus dibasahi oleh air dari tangki.
Pendinginan maksimum dengan metode ini dibatasi oleh titik jenuh atau kelembaban 100%. Ketika suhu udara turun, kelembaban meningkat. Air cooler kurang efektif digunakan di daerah yang tinggi kelembabannya seperti dekat laut.

Prinsip AC

AC bekerja menggunakan prinsip lemari es dan terdiri dari empat bagian utama: kompresor, kondensor, katup ekspansi, dan evaporator, yang membuatnya berukuran besar. Air cooler hanya memiliki dua bagian utama: sebuah kipas dan pompa air. Maka, dibandingkan dengan AC, daya listrik yang digunakan oleh air cooler jauh lebih kecil. Itulah perbedaan dasar antara air cooler dan AC. Kedua alat elektronik ini berbeda secara anatomi atau struktur.
Di sisi lain, AC bekerja dengan cara menarik udara hangat dari ruangan tertutup, mendinginkannya sepanjang gulungan seperti per (coil) yang ada di unit indoor dan mengeluarkan udara dingin sehingga menyebar ke seluruh ruangan dalam waktu singkat. Ketika suhu udara turun di bawah temperatur tertentu – disebut juga titik embun – air mulai keluar dari udara. Proses ini disebut kondensasi. Maka sistem ini bisa mengurangi kandungan air (kelembaban) dan juga suhu udara.

Dibandingkan dengan air cooler, AC menggunakan refrigerant untuk menurunkan suhu udara. AC juga bisa mengurangi kelembaban udara dalam ruangan. Istilah air conditioning artinya mengubah sifat udara – suhu dan kelembaban – dan menjadikannya lebih nyaman. Ini terjadi karena sifat gas refrigerant yang dipompa oleh kompresor dan menyerap banyak suhu panas, mengembang dan kemudian keluar melalui gulungan yang keluar ke unit outdoor. Proses ini berulang hingga suhu yang diinginkan tercapai.
AC yang beredar di pasaran ada Window, Split, atau Sentral.

Tidak ada komentar:
Write komentar