Kamis, 04 April 2013

Pelaku Penyerbuan Lapas Cebongan Terungkap Sudah

Setelah akhirnya berbagai usaha dikerahkan oleh Polri dan TNI dalam pengungkapan siapa saja para pelaku penyerangan lapas cebongan yang menewaskan 4 orang penghuni lapas,

terungkap pelaku penyerangan lapas cebongan

Berikut kronologi kejadian ketika penyerbuan :
Awalnya ada gerombolan dengan penutup muka melompat pagar gedung setinggi sekitar satu meter, kemudian melalui penjaga memaksanya untuk masuk ke dalam. Setelah berhasil masuk, kemudian kembali memaksa penjaga pembawa kunci ruang tahanan untuk mencari sasarannya.

Ketika sudah mendapatkan sasarannya tersebut, gerombolan itu menembakkan senjata apinya, hingga para tahanan tewas. Dugaan, ada sekira 17 orang yang masuk, namun masih ada yang berjaga di luar. "Saya tadi menginterogasi petugas penjaga pintu dan pembawa kunci, ada sekitar 17 orang," kata dia.

Closed Circuit Television (CCTV) yang ada juga diambil oleh gerombolan itu. Sampai pukul 06.30 WIB pagi ini, petugas dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda DIY masih melakukan penyelidikan. "CCTV juga diambil," lanjut Kapolda.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari para pelaku ini. Sebagaimana yang diketahui, keempat tahanan yang merupakan pelaku penganiayaan hingga menewaskan Sersan satu Santoso, berinisial D, DD, dan AL yang merupakan warga sipil.

Serta, YJ, seorang mantan anggota polisi Polresta Yogyakarta. Kejadian itu pada Selasa 19 Maret 2013 dini hari lalu di Hugo's Kafe, Jalan Adisutjipto, kilometer 8,5, Maguwoharjo, Sleman. Sertu Santoso sendiri tewas dengan luka tusuk menggunakan bekas pecahan botol.

Akhirnya diketahui bahwa para pelaku yang berjumlah 11 orang adalah tim kopassus yang merupakan anak buah dari  Sertu Santoso yang meninggal karena dikeroyok oleh para preman di Jogjakarta, mereka mengatakan bahwa ini adalah untuk menjaga nama baik kopassus, mereka juga tidak menerima bahwa anggota kopassus dibunuh secara sadis dan kejam yang tidak lain adalah kapten mereka.
mereka pun menerima dan bertanggung jawab terhadap penyerangan mereka, di ceritakan bahwa ada dua mobil yang membawa mereka dan satu buah mobil menghalangi mereka tetapi tidak mampu.

Tidak ada komentar:
Write komentar